Selasa, 21 Agustus 2012
BERAT BERSIH 25 KG
Hari ini Jali memasuki jenjang perkawinan dengan seorang gadis ting-ting, sejak pagi sudah berdatangan tamu dari keluarga dan kerabat dekatnya. Kini hari telah menjelang malam, dimana kedua mempelai akan memasuki kamar pelaminan yang telah disiapkan. Seperti biasanya pada setiap acara perkawinan selalu "konco-konco" menemani di teras rumah sambil bermain kartu remi atau gaple menghabiskan malam pertama sang pengantin.
Dengan diiringi senyum konco-konconya, Jali menggandeng mesra istrinya masuk ke dalam kamar pelaminan. Tak berapa lama mereka masuk ke dalam kamar, namun tiba-tiba terdengar teriakan histeris dari sang pengantin perempuan sambil berlari ke luar kamar melintasi teman-teman Jali yang sedang bermain gaple dengan wajah-wajah penuh keheranan. Lalu muncul Jali dari kamar pengantinnya dengan hanya mengenakan celana pendek/kolor yang juga terlihat dengan wajah penuh keheranan melihat tingkah "istrinya".
Salah seorang kawannya; Udin menegur Jali dengan nada kesal, " Jali, elu apain "bini" lu, sampai dia histeris begitu, malu kan masih ada pihak keluarganya !"
" Gue juga ngga tau din, kenapa bini gue seperti itu, Gue baru juga buka baju pengantenan gue, lihat aja ni!". Jawab Jali sambil menunjukkan keadaan diri pada teman-temannya. Perhatian semua tertuju kearah Jali, dari ujung kepala hingga ke ujung kaki. Tak lama berselang, Udin memberi komentar, " Jali, pegimane bini lu engga histeris ngeliat itu !" telunjuk Udin menunjuk ke arah celana pendek/kolor yang dipakai Jali hasil jahitan Jali sendiri. Di sebelah muka kolor masih terlihat jelas tulisan Berat bersih 25 Kg.
" Bini lu ngebayangin isi dari celana kolor yang elu buat dari karung terigu itu !". lanjut Udin disertai dengan gelak tawanya dan teman-teman yang lainnya.
" Oh, iya Din, gue lupa balik waktu ngejaitnya !". Kata Jali dengan tersipu menyadari kesalahannya sambil terus menunduk masuk ke dalam kamarnya lagi.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar